Tag Archives: ayam mendengkur / ngorok

INFLUENZA Ayam (INFECTIOUS CORYZA, SNOT)

Penyakit dingin pada ayam dikenal sebagai penyakit influenza ayam, nama lain adalah Infectious Coryza atau Snot. Organisme ini pertama kali ditemukan oleh Pantai pada tahun 1920.
Sebenarnya penyakit ini agak jarang terjadi pada ayam, namun sering menyerang ayam pada segala umur, terutama berumur 14 minggu dan ayam dewasa.
Ayam biasanya terjadi di musim hujan atau ada hubungannya dengan lingkungan kandang yang dingin dan lembab.
PENYEBAB BAKTERI
Penyebab pilek ayam adalah bakteri Hemophilus gallinarum
TRANSMISI
Melalui kontak langsung antara ayam sakit dan ayam sehat dalam satu kandang.
Lewat udara.
Melalui peralatan kandang.
Makanan dan minuman terkontaminasi bakteri Hemophillus gallinarum
Gejala klinis
Bengkak dan edema pada wajah dan mata.
Rongga hidung mengeluarkan lendir yang lengket dan berbau busuk.
Ayam bersin dan menggelengkan kepala untuk melepaskan sekret hidung.
Petal matannya menjadi lengket.
Nanas dengan mata berbau busuk yang bisa berkerumun di sekitar lubang hidung dan aduk di sekitar lubang hidung dan sinus.
Getah yang membengkak di trakea dan bronkus bisa menghasilkan mendengkur.
Nafsu makan dan minum menurun sehingga mengakibatkan penurunan produksi.
Bernapas dengan cepat.
Sering disertai diare dan ayam mungkin menjadi kurcaci.
Perubahan Pasca-Ancaman
Selaput lendir hidung dan sinus mengalami peradangan akut pada katar.
Peradangan pada membran mata.
Di bawah kulit bawah kulit di wajah dan tulang.
Pneumonia dan radang kantung udara
Diagnosa
Contoh penyakit seperti tampon hidung dari mata dan hidung dan jaringan dari saluran pernafasan, terutama cabang tenggorokan dan tenggorokan, dikirim ke laboratorium dalam kondisi segar dan dingin untuk isolasi dan identifikasi bakteri. Bahan pemeriksaan ini harus diambil dari kejadian penyakit baru untuk menghindari kontaminasi oleh bakteri sekunder.
Pencegahan
Ayam yang sakit-sakitan pilek terpisah dari kandang ayam sehat (kelompok).
Jangan mencampur ayam dari berbagai umur.
Kandang dan lingkungan harus selalu bersih.
Simpan di kandang yang terpapar sinar matahari.
Pengobatan dalam Cutting
Ayam yang terserang flu bisa dipotong dan dagingnya bisa dikonsumsi.
Bangkai dan potong ayam mati tetap dibakar atau dikuburkan.

Advertisements

Bronchitis Infectious Bronchitis

BronchitisBronchitis

Infectious Bronchitis

Penyakit ini disebabkan oleh Corona virus yang menyerang system pernapsan. Pada ayam dewasa penyakit ini tidak menyebabkan kematian, tetapi pada ayam berumur kurang dari 6 minggu dapat menyebabkan kematian. Informasi yang lain menyebutkan bahwa ayam yang terserang penyakit ini dan berumur di bawah 3 minggu, kematian dapat mencapai 30-40%. Penularan dapat terjadi melalui udara, peralatan, pakaian. Virus akan hidup selama kurang 1 minggu jika tidak terdapat ternak pada area tersebut. Virus ini mudah mati karena panas atau desinfektan.

Gejala penyakit IB ini sangat sulit untuk dibedakan dengan penyakit respiratory lainnya. Secara umum gambaran penyakit tersebut adalah:

–       batuk

–       bersin

–       rattling

–       susah bernapas

–       keluar lendir dari hidung

–       terengah-engah

–       napsu makan menurun

–       gangguan pertumbuhan

–       pada periode layer akan didapatkan produksi telur yang sangat turun hingga mendekati zero dalam beberapa hari, butuh waktu sekitar 4 minggu agar ayam kembali berproduksi, bahkan beberapa diantaranya tidak akan kembali ke normal. Telur yang dihasilkan akan berukuran kecil, cangkang telur lunak, bentuk telur menjadi irregular.

Sanitasi merupakan factor pemutus rantai penularan penyakit karena virus tersebut sangat rentan terhadap desinfektan dan panas. Pencegahan lain yang sangat umum dilakukan adalah dengan memberikan vaksinasi secara teratur.

Untuk menghindari penyakit tersebut disarankan pemberian jamu pawang jago setiap hari 1 butir di sore hari menjelang tidur

Untuk pengobatan pemberian 1 butir pagi hari dan sore/ malam hari