Arsip Tag: merawat ayam bangkok

Paruh Ayam Bangkok Yang Patah Atau Lepas

Dalam sebuah laga sabung ayam, luka atau cidera pada ayam petarung sudah menjadi hal yang biasa. Salah satunya cidera adalah paruh yang lepas atau patah karena terkena pukulan atau saat mematuk lawannya. berikut tips dari kami cara mengobati paruh ayam bangkok yang patah.

Tips Mengobati Paruh Ayam Bangkok Yang Patah :-

Paruh ayam bangkok aduan yang patah atau lepas ini tak bisa dibiarkan begitu saja, harus ada penanganan khusus lebih lanjut. Untuk mengobati paruh ayam petarung yang patah dibutuhkan cara merawat dan penanganan yang tepat.

Karena kalau tak dilakukan dengan penanganan yang cepat, si ayam aduan akan mengalami kesakitan dan tidak jarang berujung pada kematian. Karena itu, simaklah beberapa tips mengobati paruh ayam bangok aduan yang patah / lepas sebagai berikut:

– Pertama dengan cara mengusap bagian paruh yang patah tadi dengan air hangat lalu berikan obat anti inflamasi (bisa Merk Trombophop atau merk yang lainnya). Pemberian obat jangan dilakukan setiap hari, cukup 2 hari sekali saja.

– Kedua, sering mengusap paruh ayam aduan yang patah sesering mungkin dengan menggunakan air hangat lalu diolesi dengan kunir atau kapur sirih, bisa juga dengan bawang putih di pagi dan sore hari. Pengobatan ini bisa menghilangkan bakteri pada luka yang terbuka agar tidak terkena infeksi.

– Ketiga, pemberian pakan ayam bangkok aduan yang mudah dicerna serta tidak keras saat masa penyembuhan.

Setelah Langkah – Langkah Di Atas Terdapat Lagi Langkah Selanjutnya

Selain langkah – langkah pengobatan di atas , ternyata masih ada pengobatan alternatif lain untuk mengobati paruh ayam aduan yang patah, berikut ini ulasannya:

– Menurut pengalaman yang kami dapat dari beberapa botoh senior, cara yang paling cepat untuk mengobati paruh yang patah adalah dengan mengoleskan belimbing sayur pada bagian pangkal patuk (bukan pada bagian ujungnya tapi bagian pangkal paruh yang dekat jengger / pial ayam). Hal ini bertujuan supaya dapat mempercepat proses pertumbuhan paruh ayam aduan yang baru. Belimbing wuluh memiliki kadar asam yang tinggi sehingga bisa merangsang proses pertumbuhan paruh ayam.

– Selain itu ayam diberi makan jagung yang telah direndam air dingin selama semalam. Selain paruh tidak menjadi kotor, jagung memiliki banyak kandungan kalsium, yang berfungsi mempercepat pertumbuhan tulang baru.

– Kalau mengangani paruh ayam yang lepas bisa dengan cara berikut ini:
– Bersihkan paruh ayam.
– Ambil putih telur kemudian oleskan di paruh.
– Tempelkan paruh yang lepas dengan menggunakan putih telur ke paruh ayam.
– Untuk hasil yang maskimal, paruh bisa diikat dengan benang supaya putih telur tadi lebih merekat. Anda harus berhati – hati, kurang lebih 1 – 2 minggu benang baru bisa dibuka. Cara ini digunakan untuk membantu paruh yang baru tumbuh agar menjadi kuat dan untuk melindungi paruh yang sedang tumbuh karena masih lunak.

– Untuk asupan makanan, sementara ayam diberikan yang lembek / lunak dulu. Contohnya diberi pur + nasi yang masih dalam kondisi hangat. Hasilnya akan lebih optimal jika rutin dilakukan.

– Sedangkan untuk tindakan pencegahan paruh patah bisa dilakukan dengan cara mengolesi isi cabe rawit pada bagian paruh. Hal ini sudah terbukti ada manfaatnya, tetapi perlu diingat jika lama tidak diolesi , kebanyakan paruh ayam menjadi mudah rusak ketika bertarung, jadi sebaiknya paruh diolesi denga konsisten agar mendapat hasil yang maskimal.

Ini adalah ilmu kuno / zaman dulu yang sering diterapkan pada burung puyuh untuk memperkuat paruhnya. Pada zaman kerajaan dahulu, burung puyuh di Jawa Tengah digunakan untuk bertarung seperti sabung ayam. Selain cabai rawit , bawang putih juga bisa digunakan untuk memperkuat paruh ayam aduan. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Pengobatan ayam setelah bertarung

Setelah pertarungan, Ayam Bangkok butuh lebih banyak perhatian, karena inilah perawatan yang menentukan karir seekor ayam tempur dalam menghadapi pertempuran selanjutnya. Sering terjadi pada ayam pasca-pertempuran karena kurangnya perhatian membuat ayam kehilangan karakter berkelahi, jatuh mental, bahkan cacat yang lebih parah akhirnya mati.

Tahapan dalam perawatan ini adalah:
Bersihkan luka ayam dengan menggunakan air hangat lalu melapisi daerah kepala dan daerah yang tidak ditumbuhi tawon minyak. Untuk luka atau air mata bersihkan bersihkan luka menggunakan air garam atau rebusan sirih air panas lalu beri obat luka seperti bubuk Sulfadelamite, Betadine, dll, lalu beri ayam 1 butir antibiotik (Amoxilin, Penicylin dll.), Pemberian antibiotik. dilakukan selama 3 hari masing-masing untuk mencegah infeksi pada luka. Jika ada potongan di mulut ayam, berikan obat biru (obat untuk sarung tangan manusia). Obat biru ini bisa ditemukan di apotek terdekat.

Setelah itu ayam ditempatkan di kandang terpisah sehingga ayam bisa beristirahat.

Pada hari ke 2 berikan vitamin ayam yang cair jika memang vitaminnya padat juga bisa dicairkan dan jika diperlukan ayam diberi obat luka dalam. Pemberian pakan harus dalam bentuk bubur dan jika ayam nampaknya tidak makan, suapi perlahan. Jangan memberi makanan keras seperti daging, gandum, jagung, dll.

Setelah luka sedikit kering bekas luka dengan salep luka dan obat biru yang disebutkan di atas.

Pada hari ke 5 ayam bisa dikeluarkan dari sangkar lalu di umbar secukupnya atau letakkan di kandang kipu (sand floor cage) untuk meregangkan otot.

Hari 6 ayam harus dimandikan dan dikeringkan secukupnya.

Hari 7 ayam sudah diijinkan berkarung secukupnya atau di umbar dikandang lari.

Seminggu di depan ayam diperbolehkan untuk abar kosong lagi.

Seminggu kemudian ayam itu bisa jatuh kembali berkelahi.

Dengan demikian, semoga tips Perawatan Ayam Setelah Berjuang ini bermanfaat bagi Anda. Salam pembuka.